Santri Miftahul Huda Kroya: Bikin Video Perangi Konten Negatif

Pagi yang berbeda dari hari-hari biasanya. Selasa, 24 April 2018 suasana di Pondok Putri Miftahul Huda Kroya diramaikan dengan sedikitnya 70 santri putri yang sudah siap mendapat asupan ilmu multimedia yang hari itu bakal disampaikan oleh beberapa mentor dari Sangkanparan.

Pelatihan Multimedia, yang diselenggarakan selama 2 hari ini digagas oleh Irfan Zakky selaku pengelola Pondok Pesantren Miftahul Huda Kroya. Mengingat begitu pesatnya perkembangan dunia teknologi dibidang multimedia maka sekiranya penting sekali generasi muda jaman sekarang mengetahui hal tersebut. Meski dalam pondok peesantren ini terkesan jauh dari referensi-referenssi tayangan multimedia, namun bukan tidak mungkin pemikiran-pemikiran kritis itu muncul dari para pelajar yang hidup dalam lingkungan pondok.

Insan Indah Pribadi dari komunitas Sangkanparan sendiri menceritakan bahwa rusaknya moralitas generassi muda bisa jadi beermula dari multimedia. Karena yang terjadi belakangan ini justru banyak sekali konten-konten negatif berkembang dan beredar di segala platform, konten-konten bermuatan ujaran kebencian, atau bahkan video-video yang diragukan kebenaranya. Parahnya lagi, kita sebagai generasi muda kadang latah ikut-ikutan ngeshare.

Kegiatan hari itu dimulai dengaan teori pengenalan dunia multimedia oleh Insan Indah Pribadi. Dilanjutkan materi Penyutradaraan oleh Nur Hidayatul Fitria, yang menceritakan tentang tugas sutradara dalam pembuaatan film. Lalu disesi selanjutnnya, para peserta diminta membentuk kelompok di bimbing oleh Lia Budi Cahyani dalam proses penggalian ide dan penulisan.Para peserta dibebasskan mencari ide yanng akan diangkat menjadi karya visual. Usai istirahat siang dan sholat bersama, para peserta lantas tidak berhenti belajar. Antussias  para santri di pondok semakin meningkat manakala Teguh Rusmadi memberikan materi pengenalan kamera dan tekhnik pengambilan gambar.

Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari. Hari pertama dikhususkan untuk teori, sedangkan hari selanjutnya untuk prektek pengambilan gambar dan editing.

Bagi Irfan Zakki sendiri, edukasi semacam ini sangat penting dilakukan di lingkungan pondok. “Minimal mereka paham akan dunia multimedia, sehingga kedepanya tidak gagap terhadap perkembangan teknologi. Harapan terbesarnya adalah, munculnya tayangan-tayangan bermutu yang berkualitas yang mna diproduksi oleh remaja-remaja pondok.” Pungkasnya.

Insan Indah Pribadi menambahkan, dengaan adanya pelatihan-pelatihan semaccam ini, akan banyak muncul video-video kampanye anti Hoax. “Kita bersama-sama memerangi konten negatif, maka dari itu harapanya kampanye anti Hoaks bisa terwujud dari video-video vlog hasil karya mereka.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s