Pelajar Karanganyar Filmkan Karst Gombong

Sabtu, 7 April 2018 sebuah mobil pick up L300 melaju dari Adimulyo menuju Gombong Selatan. Para pelajar yang terdiri dari pelajar SMK Bhina Karya 1 Karannganyar, SMK N1 Karanggayam, SMK Muhammadiyh Majenang dan SMK Darunnajah Banjarmangu sedang melakukan pengambilan gmbar terkait aktifitas para warga terhadap karst di Gombong Selatan. Frangky Andre Permata selku pelajar dari SMK Bhina Karya 1 ini ingin mengangkat kisah penolakan warga terhadap berdirinya Pabrik Semen di Gombong. Sementara itu, aktifitas penambang liar yang terjadi di Gombong, masih saja berjalan hingga saat ini.

Kegiatan dimulai sejak pagi, satu persatu narasumber didatangi untuk direkam saat bercerita tentang persoalan karst di Gombong. Kemudian, frangky dan kawan-kawan juga menempatkan merekam aktifitas penambang karst di sebuah tempat.

Mas Yos selaku pemerhati lingkungan, saat itu turut serta mendampingi produksi dari pagi hingga sore. Bagi Mass Yos sendiiri, aktifitas penambang karst itu sebenarnya tidak memiliki ijin. Pemerintah dalam hal ini harus tegas memberikan instruksi atau aturan terkait karst di Gombong Selatan itu. “Pemerintah sampai saat ini belum mempunyai solusi terkait pembukaan lahan pekerjaan untuk warga, bila aktifitas penambang karst itu dihentikan.” Ungapnya. Oleh sebab itu, Mas Yos bersama, Kades dan masyarakat setempat sangat berharap adanya pengeloolaan terhadap kawasan karst tersebut menjadi tempat wisata, agar kedepan masyarakat juga bisa memanfaatkan tempat wisata tersebut sebagai sumber peningkatan ekonomi warga.

Produksi film dokumenter ini dilaksanakan dalam masa Prakerin. Frangky sendiri telah melakukan riset sejak sebulan sebelum film ini digarap. Program prakerin dilaksanakan di Sangkanparan Cilacap. Insan Indah Pribadi selaku fasilitator dan pendamping produksi menjelaskan, “Frangky sebagai sutradara yang praktek secara langsung dilapangan, dibantu oleh teman-teman dari sekolahh lain untuk mewujudkan filmnya.” Produksi film dokumenter ini sekaligus sebagai pembelajaran bagi para pelajar jurusan multimedia, bagaimana cara membuat film yang rapi dan terarah. “Karena membuat film itu tidak gampang.” Ungkap Insan pengelola Rumah Belajar Sangkanparan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s