LAKPESDAM NU Gelar Pelatihan Multimedia

Sabtu, 23 Desember 2017, sebanyak 35 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang berkumpul di markas Sangkanparan di Jl. Nusa Indah, Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi Cilacap. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lakpesdam NU Cilacap ini adalah upaya untuk memerangi maraknya video-video yang bermuatan negative dan menimbulkan ujaran kebencian. Oleh sebab itu, Lakpesdam NU Cilacap menggandeng komunitas Sangkanparan Cilacap mengadakan kegiatan Pelatihan Multimedia. Kegiatan yang dilakukan secara sederhana di pelataran rumah Sangkanparan ini menghasilkan 5 video pendek. Ada kelompok yang membuat video, mengkritisi persoalan jalan rusak di desa, ada yang mengkritisi persoalan sampah di tempat wisata, ada video yang berkisah tentang tenaga kerja, ada pula yang mengkritisi persoalan penebangan hutan.

Dalam prakteknya, kelompok-kelompok yang telah dibentuk, kemudian didampingi oleh para mentor dari Sangkanparan. Seperti halnya Teguh Rusmadi, Nur Hidayatul Fitria dan Tofik Suseno. Para peserta diajak untuk belajar mengoperasikan peralatan, belajar berbicara di depan kamera, dan belajar memilah atau mengolah konsep-konsep yang akan mereka buat sebagai tayangan yang akan dibagikan kepada banyak orang. 

Saeful Musta’in selaku pengagas kegiatan ini mengungkapkan bahwasanya Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) NU Cilacap saat ini memiliki program Inklusi Sosial (penerimaan sosial) sehingga media sosial dianggap menjadi sarana yang sangat tepat untuk menebarkan pesan-pesan persaudaraan, toleransi dan inklusi. Mengingat saat ini sangat marak bermunculan video dengan konten yang mengingkari keanekaragaman masyarakat, serta video-video yang mengandung ujaran kebencian. “Jika hal ini terus dibiarkan, maka akan berpotensi mencabik-cabik kerukunan dan solidaritas kita sebagai bangsa. Maka dari itu, Lakpesdam mendorong kaum muda dan masyarakat seluruhnya untuk bersama-sama memproduksi video yang positif untuk menebarkan pesan-pesan persaudaraan.” Ungkap Saeful Musta’in ketua Lakpesdam NU Cilacap

Dalam pelatihan multimedia ini Arindah Cyntia Devi menceritakan kebahagiaanya mengikuti kegiatan ini. “Kegiatanya asik dilakukan di alam terbuka, selain itu juga saya jadi tau bahwa bikin video itu banyak macamnya. Saya jadi pengin bikin film lagi. Ungkap Devi.

Sementara itu, Insan Indah Pribadi juga menyampaikan pesan kepada para remaja untuk tidak lantas menjadi latah dan ikut-ikutan menyebar sesuatu yang baru saja ia dapat dari group-group pada media social. “Sekarang ini banyak sekali remaja yang belum melihat isi video tapi justru jadi latah dan ikut-ikutan menyebarkan video-video yang bermuatan negative tersebut. Ini sangat berbahaya. Mustinya kita harus selektif dan control terhadap apa yang kita share.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s