KELAS PENULISAN – Program Prakerin Sangkanparan

Kelas Penulisan di Sangkanparan

Kamis sd Jumat 24-25 agustus 2017, di Teras Sangkanparan sudah diramaikan sedikitnya 22 pelajar dari berbagai daerah. Mereka semua tengah menjalani Program Prakerin di Sangkanparan Cilacap. Dan kali ini kelas yang mereka ikuti adalah kelas Penulisan Film. Pada sesi kali ini Sangkanparan menghadirkan Adrian Jonathan Pasaribu dan Avicenna Raksa Santana untuk berbagi keilmuan dihadapan para pelajar yang berasal dari SMKN1 Cilacap, SMKN1 Kebumen, SMKN1 Karanggayam dan SMK Muhammaidyah Majenang.

Bagi Adrian untuk menjadi pembuat film yang baik langkah yang harus dilakukan adalah menonton film. Menonton banyak film adalah ritual yang wajib dilakukan oleh para pelajar agar mereka bisa mendapat banyak refrensi cara bertutur film yang baik. Kemudian selanjutnya mereka harus belajar menuliskan ide, membuat premis, dan menentukan alur cerita.

Pada kesempatan kali ini, para pelajar tak menyia-nyiakan kehadiran 2 punggawa CINEMA POETICA dalam sesi yang istimewa. Mereka lantas menjabarkan banyak ide cerita yang mereka miliki. Diantaranya adalah Tri Wahyuni siswi SMKN1 Cilacap yang berencana akan memfilmkan kisah kehidupan seorang nelayan Cilacap, dan juga Yulini Afriyanti pelajar SMKN1 Kebumen yang berencana memfilmkan kisah tentang Tradisi Pacuan Kuda di Desa Ambal. Semua PosMereka berdiskusi dari Siang hingga malam, bahkan dilanjut di hari selanjutnya yaitu Jumat.

“Saya ingin memfilmkan kisah tentang kehidupan nelayan di Cilacap. Dari penghasilanya, kehidupan sosialnya sampai persoalan yang dihadapi sehari-hari” ungkap Tri Wahyuni pelajar SMKN1 Cilacap saat sedang berdiskusi dihadapan Adrian dan Senna.

Avicenna Raksa Santana dan Adrian Jonathan Pasaribu sebagai pengelola CINEMA POETICA, menuntun para pelajar menyusun alur cerita agar nantinya film yang diceritakan dapat rapi dan mudah dicerna oleh para penonton. Melihaat antusias para pelajar mendiskusikan ide ceritanya Adrian memberikan apresiasi yang tinggi. “Saya salut dengan antusias pelajar. Diusia seperti sekarang ini sudah berani meriset banyak hal untuk dijadikan film dokumenter.” Ungkap pemuda yang saat ini menjabat sebagai ketua Bidang Apresiasi, Literasi, dan Pengarsipan – Badan Perfilman Indonesia (BPI)

Kegiatan Program Prakerin Sangkanparan ini masih akan berlangsung hingga bulan Oktober. Kegiatan yang dilakukan di Sangkanparan ini didukung oleh Pusat Pengembangan Film (Pusbang Film) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Sederet kelas masih akan berlangsung seperti kelas Penyutradaraan, Pengenalan Kamera, tekhnik Pengambilan Gambar, kelas Editing, hingga pada saaatnya nanti para pelajar akan melakukan produksi film di lapangan.

Cek juga Channel Sangkanparan :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s