Pelajar Kebumen Raih Penghargaan FESTIVAL FILM PURBALINGGA 2017

Agustina Nurtika (berkerudung) menerima penghargaan dalam ajang FFP 2017

Setelah sebelumnya sempat mendapat penghargaan pada ajang Festival Film Pelajar Jogja (2016) dan, Malang Film Festival (2017) Urut Sewu Bercerita, sebuah film dokumenter garapan pelajar SMKN1 Kebumen kembali raih penghargaan sebagai film dokumenter terbaik.

Festival Film Purbalingga semula hanya dikhususkan untuk Pelajar se-Banyumas Raya (Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara). Namun menginjak tahun yang ke-11 ini, Festival Film Purbalingga membuka ruang bagi pelajar Kebumen untuk ikut serta berkompetisi dalam ajang Festival. Melalui kerja-kerja berjejaring yang selama ini dilakukan Kebumen memiliki potensi yang semakin menggairahkan dalam bidang film. Oleh sebab itulah, para penggerak komunitas di Banyumas Raya yang bernaung dalam Jaringan Kerja Film Banyumas (JKFB) mengajak serta komunitas yang ada di Kabupaten Kebumen untuk menjadi keluarga besar JKFB. Kerja-kerja tersebut dapat dilihat dengan semakin meningkatya prestasi yang didapat oleh pelajar Kebumen belakangan ini.

Sabtu, 5 Agustus 2017 di Alun-alun Purbalingga sebuah panggung meggah lengkap dengan seperangkat sound system dan lampu warna-warni telah diramaikan oleh para pengunjung. Para pelajar dan pembuat film dari 5 Kabupaten (Cilacap, Purbalingga, Banyumas, Banjarnegara dan Kebumen) berkumpul menyaksikan gelaran Malam Penganugerahan Festival Film Purbalingga 2017. Irama Calung serta tarian membuka acara yang semakin membuat para pembuat film berdebar-debar menunggu hasil pengumuman Jawara pada Festival Film Purbalingga 2017.

Ada beberapa penghargaan yang akan diberikan dalam penyelenggaraan Festival Film Purbalingga 2017 antara lain : Penghargaan Lintang Kemukus, Penghargaan Film Dokumenter Pelajar Terfavorit, Penghargaan Film Fiksi Pelajar Terfavorit, Penghargaan Film Dokumenter Terbaik dan Penghargaan Film Fiksi Terbaik.

Penghargaan Lintang Kemukus kepada Seniman Berdedikasi kategori Seni Kontemporer, diberikan kepada Syaikhul Irfan selaku penggerak Seni Teater Komunitas Kie Bae Sokaraja. Sedangkan Penghargaan Lintang Kemukus kategori Seni Tradisi diberikan kepada group seni Lengger Lanang “Ngudi Rayahu” dari desa Panusupan Kecamatan Rembang, Purbalingga.

Adapun judul-dudul film pelajar yang menyabet penghargaan dalam Festival Film Purbalingga tahun 2017 antara lain : FILM DOKUMENTER TERFAVORIT diraih oleh Film Beras Bosok Kanggo Rakyat karya Fajar Wiguna – Brankas Film, SMAN2 Purbalingga, FILM FIKSI TERFAVORIT diraih oleh film “Lintah Darat” karya Putri Zakiyatun Ni’mah – Sabuk Cinema SMA Negeri Bukateja Purbalingga. Kemudian Film berjudul “Kesambet” yang disutradarai oleh Ilman Dafai – Gerilya Pak Dirman SMA N 1 Rembang Purbalingga meraih penghargaan FILM FIKSI TERBAIK. Sedangkan Film Berjudul “Urut Sewu Bercerita” sutradara Dewi Nur Aeni  – SMK N 1 Kebumen raih penghargaan sebagai FILM DOKUMENTER TERBAIK Festival Film Purbalingga 2017.

Agustina Nurtika selaku editor dalam film Urut Sewu Bercerita menceritakan pengalamanya. Dirinya bersama teman-teman sempat merasa takut saat memproduksi film ini. Karena saat mengambil gambar di perkebunan, ada beberapa tentara yang mengawasi. “Yaa takut, karena film ini kan ada hubunganya sama tentara, waktu produksi kita diawasi” ungkap gadis cantik berkerudung pink yang mewakili Dewi Nur Aeni menerima penghargaan di Panggung Festival Film Purbalingga 2017.

Dimalam Penganugerahan Festival Film Purbalingga 2017 ini, hadir beberapa pejabat perfilman dari Badan Perfilman Indonesia (BPI) seperti Adrian Jonathan Pasaribu – Ketua Bidang Apresiasi, Literasi dan Pengarsipan (BPI), Leni Lolang – Ketua Bidang Festival Dalam Negeri dan Penghargaan (BPI), Tito Imanda – Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan (BPI),  Maman Wijaya – Ketua Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Serta Rosalis R Adenan – Direktur Antar Lembaga Luar Negeri, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia . Mereka semua hadir menyaksikan gelaran Festival Film Purbalingga 2017, duduk bersama sejajar dengan para pembuat film dan penonton yang saat itu hadir memadati malam Penganugerahan Festival Film Purbalingga 2017. (*san)

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s