Materi Baru di 2017 “Belajar Bahasa Inggris dan Jepang”

Suasana Belajar di Sangkanparan
Suasana Belajar di Sangkanparan

Januari 2017 merupakan awal bagi para pelajar dari Cilacap, Majenang, Banjarnegara dan Gombong untuk mendalami berbagai hal tentang dunia multimedia di TBM Sangkanparan. Sangkanparan yang selama ini melakukan kerja-kerja kreatif dalam bentuk fasilitasi remaja berkarya memiliki materi baru yang akan disampaikan khusus untuk para pelajar yang mengikuti program Prakerin di TBM Sangkanparan. Jika sebelumnya aktifitas disangkanparan diwarnai dengan hal-hal teknis seperti fotografi, pengenalan kamera, sinematografi, desain grafis, sablon cukil, film dan lain-lain, kini materi belajar bahasa asing menjadi hal baru di TBM Sangkanparan.

Di tahun 2016, sebenarnya TBM Sangkanparan telah mencoba menerapkan English Day namun hal ini tidak mulus berjalan, karena dibarengi dengan kesibukan lain yang akhirnya membuat kegiatan tersebut tidak focus dipelajari oleh para pelajar di Sangkanparan. Beruntung saat itu Mis Okky yang juga istri Kang Kikip (perupa asal Bandung) bersedia mengisi materi dan berbagi keilmuan tentang Bahasa Inggris setiap hari Jumat. “Saat ini mis Okky sudah berada di Yangon Myanmar untuk menjalankan tugas, jadi ya mau ngga mau kegiatan belajar bahasa Inggrisnya berhenti. Meskipun sebenarnya Miss Okky ini tak tergantikan, tapi saya berharap ada seseorang yang mau menggantikannya sehingga aktifitas belajar bahasa Inggris ngga berhenti sampe disini” Ujar Insan.

Beruntung di awal 2017 ini materi baru belajar bahasa menjadi hal yang sangat disukai oleh para pelajar di TBM Sangkanparan. Materi baru tersebut adalah Belajar Bahasa Inggris dan Belajar Bahasa Jepang. Setiap hari Rabu, pukul 09.00 WIB sd 11.00 WIB para pelajar di Sangkanparan Belajar Bahasa Inggris. Sedangkan setiap hari Jumat di jam yang sama para pelajar di Sangkanparan Belajar Bahasa Jepang. Adapun pengisi materi bahasa Inggris adalah Tiva Nurizka, sedangkan pengisi materi Bahasa Jepang adalah Dwi Suswatiningsih.

Andika Gusri Panjarianto, siswa SMKN1 Gombong, yang awalnya mempelajari bahasa Jepang dengan cara memperkenalkan diri dengan mengucapkan salam seperti Ohayo Gozaimas (Selamat Pagi) atau Konichiwa (Selamat Siang), kini dirinya sudah mulai mahir menulis Jepang dengan huruf Hiragana.  “Saya senang belajar Bahasa Jepang, asik ternyata.” Tuturnya sembari mempraktekan ucapan-ucapaan dalam bahasa Jepang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s