NUR dan MUSLIHAN sama-sama JUARA2 di FFPJ2014

Nur Menerima Penghargaan Video Klip Terbaik 2 dari FFPJ
Nur Menerima Penghargaan Video Klip Terbaik 2 dari FFPJ

Nur Hidayatul Fitria, siswi SMK Muhammadiyah Majenang Raih Penghargaan pada ajang FESTIVAL FILM PELAJAR JOGJA 2014. Acara tahunan yang diikuti oleh para pelajar dari seluruh Indonesia ini memberikan Penghargaan untuk 4 kategori. Kategori Film Fiksi, Kategori Film Dokumenter, Kategori Video Klip dan Penghargaan Khusus bagi film yang memiliki pesan anti Korupsi. Dan setiap pemenang akan mendapatkan hadiah yang beragam sesuai kategori yang dikompetisikan.

Acara yang digelar 13-14 Desember di Pondok Pemuda Ambarbinangun Jogja ini, menyedot ratusan pelajar dari seluruh negeri untuk mengirimkan karyanya untuk dikompetisikan dalam ajang tersebut. Karya-karya dari Sumatera Utara, Jambi, Riau, Sumatera Barat, Lampung, Sulawesi Tengah, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Papua Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta hadir dengan keunikannya masing-masing. Pengunjung festival berdatangan dari beragam kalangan (pelajar, pendidik, seniman, budayawan, aktivis, jurnalis, dll) dan memberikan apresiasi positif terhadap seluruh karya yang tampil.

Nur, siswi SMK Muhamadiyah Majenang yang tinggal di Wanareja ini menyatakan rasa bangganya. Ia tak menyangka, karya pertamanya dapat lolos seleksi dalam Festival Film Pelajar Jogja dan mendapat juara 2. “Ini karya pertama saya, saat itu saya diajarin ngedit di Sangkanparan, nah belajar ngeditnya itu bikin Video Klip. Ketika videonya dikirim ke festival eh ngga taunya menang..” ungkap gadis yang menggarap video klip dengan judul Kisah Negeri ini.

MUS NAMPANI HADIAH
Muslihan menerima Penghargaan Film Dokumenter Terbaik 2

Dalam ajang FFPJ2014 diadakan pula kelas2 pembelajaran film. Seperti kelas Riset Film, yang memberikan wawasan kepada para pelajar dalam proses riset untuk sebuah film. Baik itu fiksi maupun documenter, menghadirkan Tony Trimarsanto sebagai pemateri. Kelas Anti Korupsi, kelas yang khusus mengupas hal-hal tentang gerakan anti korupsi dan digawangi oleh Perkumpulan Bung Hatta Anti Corruption Award Indonesia. Kelas perempuan, sebuah kelas khusus bagaimana perempuan di mata kamera baik sebagai pelaku film maupun objek dari film documenter, diisi oleh Heni Matalalang salah satu pentolan komunitas Dokumenter Jogja, serta ada kelas khusus bagi para pendidik / guru-guru, sehingga para pendidik di sekolah saat ini tak hanya sebagai pengamat namun juga sebagai pelaku kemajuan bagi sekolah dan siswanya.

 Selain Nur Hidayatul Fitria, adapula film Dokumenter berjudul JENITRI karya Muslihan siswa SMK N1 Kebumen yang juga meraih Juara 2 dalam Ajang FFPJ 2014 ini. Sebelumnya Film Dokumenter berjudul JENITRI ini pernah meraih juara 2 dalam ajang Documentery Days yang diadakan oleh Fak Ekonomi Universitas Indonesia di XXI Taman Ismail Marzuki Jakarta beberapa waktu lalu.

 Nur dan Muslihan sama-sama menjalani masa prakerin selama 3 bulan belajar membuat film di TBM Sangkanparan Cilacap. Hasilnya adalah perwujudan karya. Teguh Rusmadi salah satu mentor di Sangkanparan merasa bangga karya pelajar yang menempuh pendidikan di TBM Sangkanparan akhirnya dapat menorehkan prestasi tingkat nasional.

One comment

  1. melu bungah untuk para siswa berprestasi di film dokumentasi pelajar dan para pendukungnya terlebih untuk pendamping dan pembimbing dari sangkanparan cilacap …salut dan apresiasi ..salam hurmat..grakkk 🙂 (y)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s