Video Klip CILACAP “Terbaik” di J-Fival 2008

salah satu adegan vid klip CilacapSebuah kebanggaan bagi komunitas Sangkanparan atas menangnya video klip dengan judul “ Cilacap “ dalam ajang Jember Film Festival, April 2008.

Video klip dengan durasi 5 menit itu, merekam beberapa situs budaya kota Cilacap. Mulai dari keindahan Pantai Teluk Penyu, Benteng Pendem, serta beberapa tempat yang memiliki nilai history yang sangat tinggi. Namun apakah masyarakat Cilacap tau, beberapa tempat yang telah disebutkan di atas ? Jawabnya adalah “belum tentu”

Mengajakmu berjalan..menemu dongeng legenda

Kerajaan berbenteng bambu Nusatembini….

Atau kisah purba, burung Raksasa beri..

Yang ditikam seorang pengembara Santri Undik

Syair diatas hanyalah sepenggal dari syair lagu dengan judul Cilacap ciptaan almarhum Y. Jaka Cahyana. Tak banyak yang tahu siapa sebenarnya Y. Jaka Cahyana. Seorang pria lajang, yang berprofesi sebagai guru di SMA YOS SUDARSO Cilacap. Dan tak banyak pula yang mengetahui karya-karyanya. Sehingga Y. Jaka Cahyana terkesan sebagai orang yang biasa-biasa saja.

Sejak tahun 2004, Jaka mulai bekerjasama dengan Sangkanparan untuk mewujudkan segala uneg-unegnya melalui karya seni, entah dalam wujud apapun. Dan Jaka sendiri tak pernah membatasi karya seni yang ia ciptakan, mulai dari Syair, Lagu, pentas teater, dan film.

jaka cahyana saat membacakan sms dari Frangky Sahilatua dlm acara Baca Puisi Putra Serayu- Kroya 2007Kecintaannya mengkoleksi benda-benda antik membuatnya menjadi akrab dengan dunia tradisional. Beberapa peninggalan bersejarah seperti Keris, Tombak, sepeda onthel, dan segala sesuatu yang dianggap Antik ia rawat dengan baik. Jaka menganggap, benda-benda ini memiliki nilai history yang sangat tinggi. Hal itulah yang melatarbelakangi konsep lagu dengan judul “ CILACAP”. Jaka menilai, bahwa di Cilacap sendiri banyak tempat-tempat bersejarah yang sebenarnya memiliki nilai History yang sangat tinggi. Namun dikarenakan minimnya kepedulian masyarakat Cilacap, maka akhirnya tempat-tempat tersebut menjadi terbengkalai dan terlihat rusak. Melalui lagu ini, Jaka ingin memberikan sedikit sumbangsih untuk Cilacap, memberikan sedikit kritik social untuk perubahan.

Setelah lagu Cilacap jadi, Jaka mempersiapkan konsep selanjutnya. Yaitu membuat bentuk Visual atas lagu yang ia ciptakan. Maka terciptalah Video klip Cilacap yang dibuat oleh komunitas Sangkanparan.

Dalam video klip Cilacap ini, turut berperan seorang seniman sepuh yang jarang pula diketahui oleh masyarakat Cilacap. Mbah Sukirno (alm) yang berperan sebagai pengajar bertutur sekaligus seorang yang mengajak berkeliling tempat wisata.

Benar-benar tidak menyangka

Insan Indah Pribadi, selaku sutradara video klip Cilacap tersebut menyatakan bahwa dirinya tidak menyangka bahwa video klip tersebut bisa mendapatkan penghargaan “Video klip terbaik” dalam ajang J-FIVAL.

Sebelumnya memang video klip ini pernah diikutkan dalam beberapa ajang Festival Video Musik dan Ajang Festival Film lainnya di beberapa tempat di Indonesia. Namun baru kali ini, Video Klip tersebut mendapatkan predikat “VIDEO KLIP TERBAIK”

Sayang sekali..ketika video ini dinobatkan sebagai video klip terbaik, Jaka telah pergi tuk selamanya “ begitulah ungkapan Insan dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di kediamannya di Perum BKD blok 22. “ Andaikan saja Pak Jaka masih hidup, pasti beliau akan merasa sangat bangga”

Insan sendiri tidak mengetahui kalau video klip tersebut akan menang dalam ajang J-Fival. Dan dirinyapun tidak hadir dalam acara akbar tersebut, karena memang tidak memiliki biaya untuk berangkat ke Jember. Ketika malam penghargaan tiba, maka dinobatkanlah Video klip terbaik J-Fival 2008 adalah “Cilacap” karya Sangkanparan Cilacap. Dikarenakan Insan tidak hadir dalam acara tersebut, maka penerimaan penghargaan diwakilkan oleh Bowo Leksono Purbalingga yang saat itu hadir dalam acara tersebut. Insan sendiri mengaku mendengar kabar tersebut dari Bowo langsung melalui telepon.

Bowo nelpon saya malam-malam sekitar jam 23.00. Ia mengabarkan kalo video klip saya menang dan Awardingnya diwakilkan oleh Bowo. Bowo sendiri heran, kok video klip ini bisa menang, padahal ada beberapa video klip karya peserta yang lain yang lebih keren dan bagus-bagus secara visual dan editing.”

Insan berharap Kemenangan ini dapat menjadi pemicu semangat. Bukan hanya bagi komunitas Sangkanparan, tapi juga bagi komunitas kesenian yang lain. Begitu juga bagi Dinas serta instansi terkait yang seharusnya turut mendorong perkembangan kreativitas seniman di Cilacap. Mari pahami lebih dalam, dan mari kita berbuat sesuatu untuk Cilacap. Tidak hanya terus mengharap sesuatu dari Cilacap tapi mari kita tengok, apa yang telah kita perbuat untuk Cilacap. (plx/red)

7 comments

  1. Selamat buat kaula muda Cilacap yang kreatif dan menyabet video klip terbaik. Semoga kreatifitas anda terus berkembang pesat dan suatu saat nanti bisa dinikmati kaula muda di seluruh negeri. Ayo terus berkaya. SWekali lagi selamat dan selamat.

  2. Syukur pada Tuhan atas penghargaan yang diterima. Sekiranya alm. Pak Jaka yg sekarang sudah tenang di sana, turut berbahagia pula.

    Jodi Visnu
    (pengisi suara biola pada 3 lagu karya Y. Jaka Cahyana)

  3. Semoga Alm. Pak Yohanes diterima disisi Tuhan YME “amin”
    Saya bangga sebagai alumni Yosda angkatan 2001, Semoga `Yosda tetap jaya dan menjadi SMU yang terbaik diseluruh Cilacap dan seluruh Indonesi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s