Semarak Agustusan dengan Layar Tancap

6o.jpgSelepas sholat Ashar, selembar kain putih dibentangkan di sisi pojok sport center Perumahan Mustika Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Anak-anak, yang sebagian ditemani ibu mereka, berkejaran di lapangan bulutangkis yang sekaligus untuk lapangan bola voli itu.

 

“Bu.. Bu…! Ntar malam ada film. Nonton ya…?!,” celoteh seorang anak. “Iya, tapi jangan nakal ya…!,” jawab ibunya diikuti anggukan si anak yang kemudian berbalik dan kembali berkejaran dengan teman-temannya.

Sebagian warga mampir atau sekedar lewat, dan masih belum paham film-film semacam apa yang hendak mereka tonton dimalam harinya. Mereka mencari jawab atas itu. “Film dari Jawa”, “Film bikinan sendiri”, “Film-film pendek”.

Demikian jawaban yang mereka dapatkan, dari warga lain juga yang sudah lebih dulu informasinya. Apapun yang warga dapatkan, akan dibuktikan bersama dimalam harinya. Rasa penasaran pun semakin besar.

Panitia Peringatan HUT RI Ke-62 RW 08 Perum Mustika Tigaraksa, Sabtu malam, 18 Agustus 2007, mengajak kerja bersama Cinema Lovers Community (CLC) Purbalingga dan Ujan Rintik Production, komunitas film di Kota Tangerang, menggelar tayangan layar tancap untuk memeriahkan ulang tahun negeri ini.

 

“Kebetulan warga perumahan banyak perantauan dari Banyumas, Jogja, dan daerah lainnya. Ya kami ajak saja tukang bikin film dari Purbalingga untuk putar film di sini,” ujar Santosa, Ketua Panitia HUT RI.

 

Selepas Isya, warga perumahan berbondong-bondong dari segala penjuru. Anak-anak duduk manis di bagian depan layar. Pukul delapan lewat, penonton sudah tak sabar. Tanpa menunggu lama Ketua RW 08 untuk memberi sambutan, film pun mulai diputar.

 

Film Perang Bubar dan Pasukan Kucing Garong mengawali perjumpaan CLC dengan warga Tangerang. Tepuk tangan tak terelakkan ketika tokoh yang dianggap ‘lakon’ dalam film muncul. Pun ketika film itu bubar.

 

1.jpgSelain kedua film di atas, ada lima film lagi dari Purbalingga yaitu Metu Getih, Boncengan, Peronika, 500 Perak toek Negrikoe, dan Buruh Berani Menolak. Warga pun diingatkan kembali kejadian gempa setahun silam dengan menyaksikan dua film dari Jogja 27 Mei 2006 05.55 sutradara Zein Muffarih Muktaf dan Harap Tenang Ada Ujian karya sutradara Ifa Isfansyah. Tak lupa sebuah film dokumenter dari Ujan Rintik tentang warga Kota Tangerang di jalanan pun turut diputar.

 

Semakin berdaya tarik, gelaran layar tancap dihujani doorprize dari warga untuk warga. Disamping sebuah tayangan bagaimana semaraknya peringatan Agustusan di perumahan itu yang dikemas kocak.

 


One comment

  1. Mawar Film (Layar Tancap), Sewa Film Layar Tancap Untuk Hiburan Rakyat,Pernikahan,Hajatan,Khitan, Shooting Film Dan Sebagainya. Pemutaran Film Biasanya Di Putar Mulai Jam 7.40 Malam Sampai Jam 3.30 Shubuh, Jenis Film Tergantung Pesanan Bisa Pilih Sesuai Dengan Keinginan pemesan mulai film lama hingga film terbaru dari bioskop.
    Untuk Informasi Lebih Lanjut Bisa Hubungi Di No 02192686891 ( Bapak Janim ) Atau 08567578319 ( Heru )

    Terima Kasih

    http://winaru.blogspot.com/2010/05/sewa-layar-tancap.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s